Skip to main content

Keuntungan Orang yang Diberi Hikmah oleh Allah di Dunia dan di Akhirat

 

Hikmah adalah karunia Allah yang mengantarkan seorang mukmin kepada kebaikan yang banyak di dunia dan di akhirat.


Pendahuluan

Di antara karunia terbesar yang Allah berikan kepada seorang hamba adalah hikmah. Banyak orang mengejar harta, jabatan, dan kedudukan, tetapi Allah menyebut hikmah sebagai "kebaikan yang banyak".

Allah Ta'ala berfirman:

﴿يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ﴾

"Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa dianugerahi hikmah, sungguh ia telah dianugerahi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal."
(QS. Al-Baqarah: 269)

Ayat ini menjadi penutup pembahasan tentang infak dalam Surah Al-Baqarah. Allah menjelaskan bahwa orang yang mampu berinfak dengan ikhlas, menjaga amalnya, memilih harta yang baik, dan tidak tertipu oleh bisikan setan adalah orang yang telah diberi hikmah.

Lalu, apakah keuntungan orang yang diberi hikmah?

Apa yang Dimaksud dengan Hikmah?

Para ulama menjelaskan bahwa hikmah adalah ilmu yang benar yang melahirkan amal yang benar.

Abdullah bin Abbas menjelaskan bahwa hikmah adalah pemahaman yang mendalam terhadap Al-Qur'an dan agama Allah.

Sedangkan Mujahid ibn Jabr menafsirkan hikmah sebagai ketepatan dalam ucapan dan pemahaman terhadap Al-Qur'an.

Dengan demikian, hikmah bukan sekadar kecerdasan, tetapi cahaya dari Allah yang membuat seseorang mengetahui kebenaran lalu mengamalkannya.

Keuntungan Orang yang Diberi Hikmah di Dunia

1. Mampu membedakan yang benar dan yang salah

Orang yang diberi hikmah tidak mudah tertipu oleh hawa nafsu maupun tipu daya setan. Ia mampu menilai sesuatu berdasarkan petunjuk Allah.

Allah berfirman:

﴿وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ﴾

"Bertakwalah kepada Allah, niscaya Allah akan mengajarkan kepadamu."
(QS. Al-Baqarah: 282)

2. Amalnya lebih berkualitas

Hikmah membuat seseorang mengetahui bagaimana beribadah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ, sehingga amalnya lebih bernilai di sisi Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

"Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah akan memahamkannya tentang agama."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

3. Memiliki ketenangan dalam mengambil keputusan

Orang yang berhikmah tidak tergesa-gesa. Ia mempertimbangkan akibat setiap perbuatan dan lebih mengutamakan keridaan Allah daripada kepentingan sesaat.

4. Dipercaya dan dihormati

Ucapan orang yang berhikmah menenangkan hati, menyelesaikan perselisihan, dan mengajak kepada kebaikan.

Allah berfirman:

﴿ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ﴾

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik."
(QS. An-Nahl: 125)

5. Terhindar dari banyak kesalahan

Hikmah membuat seseorang berpikir sebelum berbicara dan bertindak sehingga ia lebih selamat dari penyesalan.


MUKENA SEDANG POPULER

Mukena Dewasa Katun Mikro Laser Cut 2in1 Zenia

Nyaman dipakai, bahan lembut, desain elegan dan praktis untuk ibadah sehari-hari.

Lihat Produk

Mukena Traveling Mini Pouch 2in1

Praktis dibawa bepergian, sudah termasuk tas dan sejadah mini.

Lihat Produk

Hampers Mukena Box

Cocok untuk hadiah pernikahan, ulang tahun, kelulusan dan berbagai acara spesial.

Lihat Produk

Mukena Katun Mikro Laser Cut Premium

Bahan adem, ringan, nyaman digunakan untuk aktivitas ibadah sehari-hari.

Lihat Produk




Keuntungan Orang yang Diberi Hikmah di Akhirat

1. Mendapat "kebaikan yang banyak"

Allah sendiri yang menjamin:

﴿وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا﴾

"Barang siapa diberi hikmah, sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak."

Kebaikan ini mencakup keberuntungan di dunia dan keselamatan di akhirat.

2. Mendapat pahala karena mengajarkan ilmu

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا...

"Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang: seseorang yang Allah berikan hikmah, lalu ia mengamalkannya dan mengajarkannya..."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

3. Lebih dekat kepada rahmat Allah

Hikmah menuntun seseorang kepada amal saleh, menjauhi maksiat, memperbanyak taubat, dan menjaga keikhlasan. Semua itu menjadi sebab datangnya rahmat Allah.

4. Selamat dari penyesalan pada Hari Kiamat

Orang yang berhikmah menggunakan umur, ilmu, harta, dan kesempatan hidupnya untuk mencari keridaan Allah. Karena itu, ia tidak termasuk orang yang menyesal ketika amal ditimbang.

Bagaimana Meraih Hikmah?

Hikmah adalah karunia Allah, tetapi Allah memberikannya kepada hamba yang menempuh sebab-sebabnya, di antaranya:

  • Memperbanyak membaca dan mentadabburi Al-Qur'an.
  • Belajar agama dari Al-Qur'an dan Sunnah sesuai pemahaman para sahabat.
  • Mengamalkan ilmu yang telah diketahui.
  • Memperbanyak doa agar diberi ilmu yang bermanfaat dan pemahaman yang benar.
  • Bertakwa kepada Allah dalam setiap keadaan.

Penutup

Harta dapat habis, kedudukan dapat hilang, dan kekuatan fisik akan melemah. Namun hikmah adalah karunia yang terus membimbing seorang mukmin selama hidupnya dan menjadi sebab kebahagiaan setelah kematian.

Karena itu, seorang mukmin hendaknya tidak hanya berdoa agar diberi rezeki yang banyak, tetapi juga memohon kepada Allah agar dianugerahi hikmah. Sebab, ketika Allah memberikan hikmah kepada seorang hamba, berarti Allah telah menganugerahkan kepadanya "kebaikan yang banyak", sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah ayat 269.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang diberi hikmah, mengamalkannya dengan ikhlas, serta mengajarkannya kepada orang lain hingga menjadi bekal kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Aamiin.


Minyak pengantar Tidur berkualitas


Comments