Amanah dalam Islam harus diberikan kepada orang yang memiliki ilmu, kemampuan, integritas, dan tanggung jawab. Pengantar Setelah membahas pentingnya ilmu sebelum seseorang memikul kepemimpinan, kita sampai pada prinsip yang tidak kalah penting: kepada siapa amanah itu harus diberikan? Islam tidak hanya mengajarkan agar seseorang memiliki ilmu sebelum memimpin, tetapi juga menegaskan bahwa setiap amanah harus diserahkan kepada orang yang benar-benar layak menerimanya. Prinsip ini sangat jelas dalam firman Allah Ta'ala: إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya." (QS. An-Nisa: 58) Ayat ini membuka pembahasan yang sangat luas. Sebab, "amanah" bukan hanya jabatan pemerintahan. Imam salat adalah amanah. Menjadi kepala keluarga adalah amanah. Menjadi guru, pengurus masjid, pemimpin lembaga, hakim, pedagang, maupun pemegang tanggung jawab lainnya juga m...