Skip to main content

Apa Yang Menghalangi Kita Meraih Keinginan?

*Apa Yang Menghalangi Kita Meraih Keinginan?*

Jika ditanya, setiap orang memiliki keinginan. Ingin sukses, ingin uang, ingin rumah, ingin mobil, ingin sehat, ingin langsing, dan sebagainya.

Sebagian orang bisa meraih keinginan itu, namun banyak orang yang tidak bisa meraih keinginannya.

Apa penyebabnya?

Ironisnya, banyak orang yang tidak bisa meraih keinginannya, masalahnya ada pada keinginannya tersebut.

Banyak yang mengatakan menginginkan sesuatu, tetapi tidak benar-benar menginginkannya atau keinginannya tidak kuat.

Ingin sukses di HNI?
Tapi tidak atau jarang sekali PCA.

Kenapa?

Saya faham, ada halangan atau hambatan. Namun, jika keinginan kita kuat, maka daya dorongnya akan kuat sehingga halangan dan dorongan itu akan teratasi.

Seperti kita mendorong sebuah benda. Itu ada hambatan yaitu berat benda tersebut dan gaya gesek. Selama tenaga kita kurang besar untuk mendorong benda tersebut, benda tersebut tidak akan berkurang.

Padahal hambatan di HNI itu sudah sangat berkurang dibandingkan bisnis biasa. Kita tidak perlu memikirkan memproduksi produk dengan kerumitan perijinannya. Kita tidak perlu memikirkan sistem IT dan keuangan.

Lalu kenapa masih belum bergerak?

Masalahnya ada di keinginan Anda.

Maka tumbuhkan keinginan Anda untuk sukses di HNI. Bangun obsesi positif meraih sukses besar di HNI. Seiring pertumbuhan keinginan yang semakin kuat, maka Anda akan mulai bergerak. Mulai PCA dan mulai membina.

Sukses tinggal menunggu waktu, karena sukses adalah keniscayaan jika kita mau bertindak dan bershabar melalui prosesnya.

Ada yang bertanya, bagaimana caranya agar bisa tekun dan komitmen setiap hari? Jawabannya ada di sejauh mana keinginan kita. Itu!

 “When you want to succeed as bad as you want to breathe, then you'll be successful.”
― Eric Thomas, The Secret to Success

Saat Anda menginginkan sukses sekuat keinginan Anda bernafas, maka Anda akan sukses. (Eric Thomas).

Mungkin banyak orang yang tidak sadar dengan kekuatan keinginan bernafas. Cobalah tidak bernafas barang 1 menit, maka akan Anda rasakan keinginan yang kuat untuk bernafas.

Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati Seiring bertambahnya usia, banyak dari kita mulai merasakan perubahan pada raga. Tubuh yang dahulu terasa ringan, kini mudah lelah. Gerak tidak lagi seluwes dulu, dan waktu istirahat pun terasa berbeda. Pada saat seperti inilah hati sering diuji: antara menerima dengan lapang, atau mengeluh dalam diam. Minyak Urut Dayak Kalimantan Pada fase usia tertentu, melemahnya raga sering hadir bersama keluhan-keluhan kecil yang terasa nyata. Ada yang merasakan lutut nyeri ketika berdiri terlalu lama, kaki mudah kram di malam hari, atau badan terasa kaku saat bangun tidur. Keluhan seperti ini tidak selalu berat, namun cukup untuk menguji kesabaran dan ketenangan hati, terutama ketika datang berulang-ulang. Sebagian orang bertanya dalam batin, “Apakah ini pertanda Allah tidak lagi memberi kekuatan?” Padahal, Al-Qur’an justru menjelaskan bahwa keadaan seperti ini adalah bagian dari sunnatullah. Allah Ta‘ala berfirman: اللّ...

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi?

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Semakin tua dunia ini semakin hijau royo royo, menjadikan orang terus mempersungguh mencari dunia. Sementara akhlaq dan agama makin jauh ditinggalkan padahal, "Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Kemajuan teknologi mengiringi gemerlapnya dunia. Mengiyakan semua kehendak manusia. Orang dibuat bangga dengan barang baru. Dulu orang bepergian naik onta atau naik kuda, sekarang orang bepergian pakai mobil dari mobil mewah, kapal pesiar mewah, jet mewah dan semua tersedia dengan dilengkapi kemudahan dan kenyaman.Gilanya zaman paham maunya manusia. Sampai manusia terjun bebas didalamnya. Begitu juga dengan tempat tinggal, tidak cukup satu, sekarang orang punya rumah rumah mewah, untuk tempat tinggal, untuk istirahat, untuk bersenang senang dari rumah biasa sampai rumah bak istana yang gemerlapan yang assesorisnya aduhai membuat orang berdecak. Sarana prasarana juga ter...