Skip to main content

Keimanan gampang lepas..

Ketika perang uhud, kisah dulu yang banyak mengandung hikmah, orang iman kalah. Ceritanya cukup panjang. Waktu itu orang iman kalah banyak lari menyelamatkan diri. Nabi SAW memanggil manggil dibelakang mereka agar tidak lari dan dalam keadaan berlumuran darah dimana gigi depan Nabi rontok. Sambil mengusap wajah beliau yang berlumuran darah, Nabi berucap, Bagaimana orang kafir bisa beruntung, nabinya sendiri dibuat berdarah darah. Nabi mendoakan jelek kepada orang kafir waktu itu, semoga kalian kafir sampai mati.
Terus Allah Swt mengingatkan, Muhammad, iman dan kafirnya seseorang, bukan urusanmu, Akulah yang memberi hidayah kepada orang aku kehendaki. Turunlah surat Ali Imron ayat 128.

Ayat ini terpulang pada diri kita. Apakah kita ambil " syukur" karena masih dikasih hidayah Allah. Atau ambil kewaspadaan , bahwa keimanan itu begitu riskan, gampang lepas bila tidak diramut. Atau kita mengambil keduanya. Syukur bisa ibadah dalam negeri yang beraneka ragam keyakinan dan kultur, bahkan dilindungi negaranya agar ibadah dengan tenang. Dan mengambil kewaspadaan bahwa keimanan itu gampang lepas. Mudah terpengaruh, apalagi dunia jaman akhir, yang menjadikan dunia semakin hijau, sementara akhlaq tidak terjaga dengan baik. Media media kemajuan teknologi untuk menjadikan akhlaq rusak dan melunturkan keimanan bergentayangan ibarat potongan malam, yang tak jelas lagi mana yang haq mana yang batal.

Solusinya keimanan itu harus diramut dengan seksama, dimulai dalam keluarga ayah, ibu, putra putri dalam keluarga. Keimanan tidak bisa bertumbuh dengan baik, bila dibiarkan berkembang sendiri tanpa dibina. Kasihan si bungsu, ketika dia terjun ke masyarakat, orang tua sudah kembali kehadirat Illahi. Apa jadinya kalau tidak dari sekarang diasuh agar mencintai Allah Swt dan RasulNya. Ikatlah keimanan itu dengan " tali keimanan". Semoga menjadikan hikmah buat semua hati atau pada jiwa yang tenang.

laysa laka mina al-amri syay-un aw yatuuba 'alayhim aw yu'adzdzibahum fa-innahum zhaalimuuna
[3:128] Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.
 

Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

Mencari tahu tentang Promol12

 Promol12 HPAI Promol12 Probiotik Mikro Organisme Lokal yang terdiri dari 12 Jenis MOL (Mikro Organisme Lokal) untuk pupuk, pakan ternak, pakan ikan, penghancur kotoran dll Nama Produk : Promol12 Harga Jual Konsumen : 250.000 Isi Kemasan : 1000 gram Berat Kemasan : 1025 gram Atau Beli Via SMS atau WA 085295270482 BELI Promol12 VIA SMS Pemakaian Promol Promol Untuk Kebutuhan Sehari-hari Promol memang sangat bagus digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak dan pupuk. Namun bukan hanya itu, banyak manfaat promol untuk keperluan sehari-hari. Luar biasa manfaatnya. APLIKASI PROMOL NO. 7: LARUTAN UNTUK BURUNG DAN HEWAN PELIHARAAN KECIL Mungkin ada yang suka memilihara burung, hamster, di rumahnya. Bahan-bahan :  1. Promol 1 gr 2. Wadah 3. Air 1 ltr Larutkan promol dalam wadah dng air trsb, aduk2 rata. Diamkan 1 jam, larutan siap di berikan untuk : a. Untuk minum b. Semprot pakan c. Semprot untuk mandi d. Semprot untuk bersihkan ka...

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati Seiring bertambahnya usia, banyak dari kita mulai merasakan perubahan pada raga. Tubuh yang dahulu terasa ringan, kini mudah lelah. Gerak tidak lagi seluwes dulu, dan waktu istirahat pun terasa berbeda. Pada saat seperti inilah hati sering diuji: antara menerima dengan lapang, atau mengeluh dalam diam. Minyak Urut Dayak Kalimantan Pada fase usia tertentu, melemahnya raga sering hadir bersama keluhan-keluhan kecil yang terasa nyata. Ada yang merasakan lutut nyeri ketika berdiri terlalu lama, kaki mudah kram di malam hari, atau badan terasa kaku saat bangun tidur. Keluhan seperti ini tidak selalu berat, namun cukup untuk menguji kesabaran dan ketenangan hati, terutama ketika datang berulang-ulang. Sebagian orang bertanya dalam batin, “Apakah ini pertanda Allah tidak lagi memberi kekuatan?” Padahal, Al-Qur’an justru menjelaskan bahwa keadaan seperti ini adalah bagian dari sunnatullah. Allah Ta‘ala berfirman: اللّ...