Skip to main content

Biarkan Rejeki yang datang mengemis..

Biarkan Rejeki yang datang mengemis dan  menghamba kepada kita. Jangan kita blusukan banting tulang tak mengenal waktu dalam mencari rejeki. Hidup ini baiknya disikapi cara sederhana. Kita terlahir bersama rejekinya Allah bertanggung jawab pada semua mahluk atas rejekinya bukan hanya manusia. Ini saya sampaikan bukan pinter pinter saya, semua ada dalilnya silakan dicari disini atau lebih utama langsung pada Kitab suci Alquran dan Alhadist. "Ya ibnu adama khalaqtuka li'ibadati fala tal'ab, wa takaffaltu birizqika fala tat'ab". Wahai anak turun Adam kuciptakan kalian supaya menyembah padaku (Allah) maka kamu jangan main main. Aku cukupi rezkimu maka kamu jangan ngoyo ( memaksakan diri )
Tapi faktanya apa yang terjadi pada manusia, ada yang menyembah pada Allah ada yang tidak menyembah pada Allah. Ada yang beriman pada Allah dan RasulNya Saw  serta yakin dengan kitab kitabnya mengikuti dan melaksanakan petunjuk dalam kitab itu , ada yang tidak.
Sekarang kita ikuti kita pantau rezkinya. Ada yang kaya dikasi banyak ada yang miskin dikasi sedikit. Dalam pada itu yang tidak mau menyembah pada Allah malah kekayaannya berlebih lebihan. Dan ada lagi dengan mudah uang mengalir. Yang banting tulang dapatnya sedikit. Kok begitu. Kalau kita tidak bersandar pada petunjukNya kita bisa terpengaruh ikut ikutan tidak menyembah pada Allah. Bahkan pada sebagian mencari rezkinya tidak mengenal waktu, sama sekali tidak memperhatikan peringatan Allah dan RasulNya. Bukan saja di negeri sendiri

Berikut suatu hadist kudsi yang lain lagi Allah mengkhabarkan bahwa Allah membagi akhlak kamu sekalian ( manusia) sebagaimana Allah membagi rejeki pada kamu sekalian. Aku memberi rezki pada orang yang aku cintai ( orang yang beriman yang menyembahnya) dan kepada orang yang aku tidak cintai ( yang tidak beriman yang tidak mau menyembah pada Allah tidak mau mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw )  Begitu tanggung jawab Allah konsisten yang di firmankannya seperti hadist sebelumnya yaitu akan mencukupi rezki makhluknya. ( hr Ahmad )
Allah Swt telah menetapkan dalam Alquran sudah disampaikan ' adakah kamu sekalian belum tahu bahwasanya sesungguhnya akulah yang membentangkan rezki pada kalian dan mengira ngira banyaknya. Sehingga dengan demikian sama sama pangkat jendral penghasilan kekayaannya tidak sama, yang pangkat kopral belum tentu juga miskin. Cuma Allah mengingatkan rezki akhirat itu lebih baik dan kekal.

Padahal di hadist yang lain “Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya sebab menjalankan perintah Allah, sebagaimana ia lari dari kematian,, niscaya rezekinya akan datang mengemis mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.”
Sayangnya hanya Orang yang beriman yang bisa berbuat bijak, dia berniat mencari dunia untuk kepentingan akhirat. Sehingga dia menjadi orang yang damai dan hatinya lapang. Semoga bermanfaat.

Jagalah kesehatan agar kuat beribadah gunakan ini :
herbal gamat kapsul ini dapat memperbaiki sel sel yang rusak bagus untuk empat puluh tahun keatas
sinergikan dengan ini


Anda bisa bergabung dengan ckub kami disini http://ramlyhniclub.com


Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

Mencari tahu tentang Promol12

 Promol12 HPAI Promol12 Probiotik Mikro Organisme Lokal yang terdiri dari 12 Jenis MOL (Mikro Organisme Lokal) untuk pupuk, pakan ternak, pakan ikan, penghancur kotoran dll Nama Produk : Promol12 Harga Jual Konsumen : 250.000 Isi Kemasan : 1000 gram Berat Kemasan : 1025 gram Atau Beli Via SMS atau WA 085295270482 BELI Promol12 VIA SMS Pemakaian Promol Promol Untuk Kebutuhan Sehari-hari Promol memang sangat bagus digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak dan pupuk. Namun bukan hanya itu, banyak manfaat promol untuk keperluan sehari-hari. Luar biasa manfaatnya. APLIKASI PROMOL NO. 7: LARUTAN UNTUK BURUNG DAN HEWAN PELIHARAAN KECIL Mungkin ada yang suka memilihara burung, hamster, di rumahnya. Bahan-bahan :  1. Promol 1 gr 2. Wadah 3. Air 1 ltr Larutkan promol dalam wadah dng air trsb, aduk2 rata. Diamkan 1 jam, larutan siap di berikan untuk : a. Untuk minum b. Semprot pakan c. Semprot untuk mandi d. Semprot untuk bersihkan ka...

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati Seiring bertambahnya usia, banyak dari kita mulai merasakan perubahan pada raga. Tubuh yang dahulu terasa ringan, kini mudah lelah. Gerak tidak lagi seluwes dulu, dan waktu istirahat pun terasa berbeda. Pada saat seperti inilah hati sering diuji: antara menerima dengan lapang, atau mengeluh dalam diam. Minyak Urut Dayak Kalimantan Pada fase usia tertentu, melemahnya raga sering hadir bersama keluhan-keluhan kecil yang terasa nyata. Ada yang merasakan lutut nyeri ketika berdiri terlalu lama, kaki mudah kram di malam hari, atau badan terasa kaku saat bangun tidur. Keluhan seperti ini tidak selalu berat, namun cukup untuk menguji kesabaran dan ketenangan hati, terutama ketika datang berulang-ulang. Sebagian orang bertanya dalam batin, “Apakah ini pertanda Allah tidak lagi memberi kekuatan?” Padahal, Al-Qur’an justru menjelaskan bahwa keadaan seperti ini adalah bagian dari sunnatullah. Allah Ta‘ala berfirman: اللّ...