Skip to main content

Nanti atau Besok


Nanti atau besok
Hati-hati, kedua kata ini bisa berbahaya. Kedua kata ini bisa menghancurkan mimpi dan menjadikan kita seperti pecundang.

Ingat Allah sudah berfirman menyampaikan bagaimana manusia harus bersikap , setelah menyelesaikan suatu pekerjaan maka kerjakanlah pekerjaan lain berikutnya.
Kalau anda sudah tahu ya alhamdulillah surat Al Insyrah ayat 7 fa idza farghorta fan shob, ketika engkau sudah menyelesaikan suatu urusan maka kerjakan lagi urusan yang lainnya.

Ini mendukung pernyataan diatas. Tak layak orang musim utamanya untuk menunda nunda segala sesuatu. Termasuk urusan dunia. Urusan cita cita anda kalau ingin sukses....

Nanti saya akan diet.
Nanti saya akan mulai bisnis.
Nanti saya akan ....
Maka dia tidak akan melakukannya.
Mulai besok saya akan diet.
Mulai beaok saya akan menulis artikel.
Besok aja ..
Belum tentu besok akan memulainya.
Pernahkah naik angkot yang ada tulisan seperti ini:
Hari ini bayar, besok gratis.
Pertanyaanya kapan kita akan naik angkot gratis?
Tidak akan pernah gratis!!!
Tidak akan pernah, karena kita hidup saat ini. Aturannya bertindak saat ini. Tindakan saat ini akan menentukan masa depan kita.
Jika sebuah tindakan yang bisa dilakukan hari ini apalagi harus hari ini tetapi kita tunda untuk besok atau nanti, kita sudah melanggar aturan.
Jika hari ini, kita mudah melanggar aturan, besok pun akan mudah melanggar aturan. Tidak ada jaminan besok akan disiplin.
Jika Anda serius MAU sukses, jangan suka menunda. Lakukan apa yang bisa dilakukan sekarang. Jangan suka melanggar aturan, sekali melanggar akan mudah melanggar lagi.

Rasa enggan, malas, jenuh, bosan itu mungkin ada. Tangguhkan diri kita untuk bisa mengalahkan perasaan tersebut.

Terlebih lagi pengaruh iblis syaiton , musuh anda yang tidak kelihatan tidak akan berhenti memasuki hati anda agar tidak berbuat baik.  Lihat saja surat Al A'rof  ayat 16. Sebab Engkau telah menyesatkan aku ( iblis) niscaya aku akan menduduki pada jalannya Adam dan anak turunnya , pada jalanmu yang lurus. Anda melihat "perbincangan " Allah dan Iblis pada ayat 12 sampai 18.

Sehingga jadilah kita kita sebagai anak turunnya Adam, tidak akan mudah untuk berbuat baik. Kecuali anda memahami ini , bahwa pengaruh hawa nafsu pengaruh iblis kapan pun akan terus menghalang halangi cita cita anda yang baik.

Oleh karena itu jangan menunda nunda. Baik itu urusan dunia maupun urusan akhirat. 

Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati Seiring bertambahnya usia, banyak dari kita mulai merasakan perubahan pada raga. Tubuh yang dahulu terasa ringan, kini mudah lelah. Gerak tidak lagi seluwes dulu, dan waktu istirahat pun terasa berbeda. Pada saat seperti inilah hati sering diuji: antara menerima dengan lapang, atau mengeluh dalam diam. Minyak Urut Dayak Kalimantan Pada fase usia tertentu, melemahnya raga sering hadir bersama keluhan-keluhan kecil yang terasa nyata. Ada yang merasakan lutut nyeri ketika berdiri terlalu lama, kaki mudah kram di malam hari, atau badan terasa kaku saat bangun tidur. Keluhan seperti ini tidak selalu berat, namun cukup untuk menguji kesabaran dan ketenangan hati, terutama ketika datang berulang-ulang. Sebagian orang bertanya dalam batin, “Apakah ini pertanda Allah tidak lagi memberi kekuatan?” Padahal, Al-Qur’an justru menjelaskan bahwa keadaan seperti ini adalah bagian dari sunnatullah. Allah Ta‘ala berfirman: اللّ...

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi?

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Semakin tua dunia ini semakin hijau royo royo, menjadikan orang terus mempersungguh mencari dunia. Sementara akhlaq dan agama makin jauh ditinggalkan padahal, "Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Kemajuan teknologi mengiringi gemerlapnya dunia. Mengiyakan semua kehendak manusia. Orang dibuat bangga dengan barang baru. Dulu orang bepergian naik onta atau naik kuda, sekarang orang bepergian pakai mobil dari mobil mewah, kapal pesiar mewah, jet mewah dan semua tersedia dengan dilengkapi kemudahan dan kenyaman.Gilanya zaman paham maunya manusia. Sampai manusia terjun bebas didalamnya. Begitu juga dengan tempat tinggal, tidak cukup satu, sekarang orang punya rumah rumah mewah, untuk tempat tinggal, untuk istirahat, untuk bersenang senang dari rumah biasa sampai rumah bak istana yang gemerlapan yang assesorisnya aduhai membuat orang berdecak. Sarana prasarana juga ter...