Skip to main content

Jangan biarkan nafsu anda mendera anda

Jangan biarkan nafsu anda mendera anda, bila anda ingin bahagia di dunia dan akhirat.Tak seorangpun manusia dimuka bumi ingin menderita di dunia. Itu terbukti, semua orang dengan segala cara mencukupi segala keinginannya. Tak tau lagi mana keinginan mana kebutuhan. Deraan hawa nafsu, telah banyak mengambil korban, tapi sedikit sekali orang yang mau belajar dari pengalaman hidupnya. Kilaunya dunia membutakan mata akan hari akhirat. Walau dimata terlihat setiap hari orang dikuburkan, belum membuat kebanyakan orang untuk sadar,kemana orang akan berakhir.
 Betapa luasnya Allah menyampaikan yang tertera didalam Alquran, bahwa betapa semua amal perbuatan akan dibalas dan akan di hisab. Tak peduli sebesar apapun amalan bahkan walau sebesar bijinya sawi pasti ada reward dan punishment nya. Berulangkali Allah menyampaikan betapa dahsyat hari kiamat itu. Betapa pedihnya siksa Allah, mulai siksa kubur,siksa hari kiamat, siksa hari pembalasan dan siksa hari hari berikutnya sebelum ditempatkan di neraka atau di surga. Cerita hari pembalasan yang dahsyat, setelah alam barzah, Semua yang pernah menganiaya di dunia akan dibalas disini; anda pasti tahu lima puluh ribu tahun lamanya; sebelum orang akan mencari tuhannya masing masing. manuasia dengan manusia, manusia dengan binatang, binatang dengan binatang dan sebaliknya. Sangat sangat menderita. Maka perbaikilah hidup ini sebelum menghadap Allah.Betapa beratnya siksa ini, namun mati sudah tidak ada. Artinya manusia akan merasakan sengsaranya siksa, walau siksa nya berat tak terhingga. Takutlah dan taqwalah !
Nabi berkhotbah, "seandainya kalian tahu, apa yang aku ketahui; niscaya kalian akan ketawa sedikit dan akan menangis yang banyak".
Jangan biarkan hawa nafsu mendera anda.Kalian jangan lupa kalau Iblis yang dulu menggoda Nabi Adam sampai sekarang masih hidup. Sampai sekarang dia mengerahkan pasukannya termasuk dari golongan jin dan manusia, untuk merusak orang yang beriman pada Allah Swt. agar bersama sama dia tinggal jadi penghuni neraka. Dia berusaha menguasai hawa nafsu anda. Jaga itu.
Tak ada orang yang sombong bisa masuk surga, yaitu orang yang meremehkan manusia dan menolak barang yang haq ( yang datang dari Allah Rasul). Tidaklah dia disebut orang yang beriman sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang digariskan Allah Swt.
Jadilah hidup dalam kasih sayang menurut garis Allah Swt dan RasulNya. Semoga manfaat.


Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati

Ketika Raga Mulai Melemah: Ikhtiar, Doa, dan Kesabaran yang Menenangkan Hati Seiring bertambahnya usia, banyak dari kita mulai merasakan perubahan pada raga. Tubuh yang dahulu terasa ringan, kini mudah lelah. Gerak tidak lagi seluwes dulu, dan waktu istirahat pun terasa berbeda. Pada saat seperti inilah hati sering diuji: antara menerima dengan lapang, atau mengeluh dalam diam. Minyak Urut Dayak Kalimantan Pada fase usia tertentu, melemahnya raga sering hadir bersama keluhan-keluhan kecil yang terasa nyata. Ada yang merasakan lutut nyeri ketika berdiri terlalu lama, kaki mudah kram di malam hari, atau badan terasa kaku saat bangun tidur. Keluhan seperti ini tidak selalu berat, namun cukup untuk menguji kesabaran dan ketenangan hati, terutama ketika datang berulang-ulang. Sebagian orang bertanya dalam batin, “Apakah ini pertanda Allah tidak lagi memberi kekuatan?” Padahal, Al-Qur’an justru menjelaskan bahwa keadaan seperti ini adalah bagian dari sunnatullah. Allah Ta‘ala berfirman: اللّ...

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi?

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Semakin tua dunia ini semakin hijau royo royo, menjadikan orang terus mempersungguh mencari dunia. Sementara akhlaq dan agama makin jauh ditinggalkan padahal, "Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Kemajuan teknologi mengiringi gemerlapnya dunia. Mengiyakan semua kehendak manusia. Orang dibuat bangga dengan barang baru. Dulu orang bepergian naik onta atau naik kuda, sekarang orang bepergian pakai mobil dari mobil mewah, kapal pesiar mewah, jet mewah dan semua tersedia dengan dilengkapi kemudahan dan kenyaman.Gilanya zaman paham maunya manusia. Sampai manusia terjun bebas didalamnya. Begitu juga dengan tempat tinggal, tidak cukup satu, sekarang orang punya rumah rumah mewah, untuk tempat tinggal, untuk istirahat, untuk bersenang senang dari rumah biasa sampai rumah bak istana yang gemerlapan yang assesorisnya aduhai membuat orang berdecak. Sarana prasarana juga ter...